Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19

Sudah hampir 2 tahun kita berada di situasi pandemi Covid-19. Dimana banyak sekali perubahan dan dampak yang terjadi dikarenakan pandemi sekarang ini. Banyak upaya yang telah dilakukan dari masyarakat dan pemerintah khususnya dalam menangani situasi saat ini. Mulai dari lebih giat menjaga kesehatan dan kebersihan diri, jaga jarak, sampai berkegiatan di luar rumah. Ada beberapa keterbatasan
yang ada sekarang ini di karena virus ini supaya lekas pulih seperti keadaan sebelumnya.

Ada pula dengan melakukan vaksin dari vaksin pertama dan vaksin kedua sampai saat ini mulai digerakkan lagi vaksin yang ketiga. Gencar-gencarnya sosialisasi dalam pemberian vaksin kepada masyarakat umum supaya memiliki kekebalan tubuh dengan diberikannya vaksin tersebut. Vaksin untuk memberikan kekebalan tubuh juga bermacam-macam namanya serta dosis dan pemberiannya terhadap masyarakat berbeda-beda tergantung umurnya.

Banyak kegiatan yang dilakukan dari rumah misalnya sekolah, bekerja, kemudian olahraga sampai kegiatan-kegiatan yang berkerumun seperti belanja di pasar itu dihentikan beberapa waktu untuk menghindari penularan covid-19, nah semua itu diminta untuk dilakukan di rumah pada saat kasus covid-19 sedang tinggi-tingginya. Setelah setahun dari awal munculnya covid-19,  kasus covid-19 mulai menurun dan banyak kegiatan-kegiatan yang dilakukan diluar rumah dikerjakan kembali tetapi tetap dengan protokol kesehatan yang ketat dan pembatasan-pembatasan yang dilakukan.

Supaya masyarakat tidak abai dalam protokol kesehatan banyak poster, baliho dan alat komunikasi jarak jauh misalnya dari televisi dan gadget (media sosial) yang mengingatkan mengenai protokol kesehatan dimanapun berada. Dengan dibuat semenarik mungkin peringatan tersebut supaya dibaca ataupun didengarkan masyarakat yang melihatnya.

Protokol kesehatan pencegahan covid-19 ini terdiri dari beberapa kegiatan atau dapat di ingat selalu 6M yaitu

1)      Mencuci Tangan, dimanapun berada jangan bosan-bosan mencuci tangan mulai dari memasuki suatu tempat, dan keluar dari suatu tempat serta dibiasakan menggunakan sabun atau dapat dengan handsanitizer.

2)  >Memakai masker, selalu memakai masker kapanpun dan dimanapun selama di luar rumah dan bertemu banyak orang.

3)  >Menjaga jarak, setiap orang harus menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain untuk mencegah paparan orang yang sakit.

4)    >Menghindari kerumunan, dengan cara menghindari keramaian dan tempat-tempat bergerombol.

5) >Menghindari makan bersama, lebih baik makan di rumah dengan makanan yang sehat di rumah kalaupun beli di luar lebih diutamakan makan di bungkus bawa ke rumah karena makanan yang sehat dan bergizi dapat menambah kekebalan imun kita.

6) >Membatasi mobilitas, virus bisa berada dimana saja jadi batasi aktivitas di luar rumah kecuali urusan yang penting.

Beberapa sekolah beberapa bulan kemarin sudah mulai melakukan PTM terbatas. Protokol kesehatan yang ketat harus dapat dilakukan kepada siswanya supaya dapat berjalan dengan baik dan siswa serta seluruh warga sekolah terhindar dari covid-19. Siswa harus diingatkan mengenai protokol kesehatan pencegahan covid-19 karena siswa kadang abai dalam hal itu. Khusus di sekolah bisa diberi poster ataupun peringatan dalam bentuk apapun supaya selalu menerapkan protokol kesehatan. Walaupun di minggu-minggu sekarang ini siswa harus mulai belajar pembelajaran jarak jauh karena anjuran dari pemerintah supaya kasus covid-19 tidak meningkat lagi.

Tidak hanya sekolah, dipasar, stasiun, pasar, terminal, swalayan dan tempat pelayanan kesehatan pun jangan sampai lengah dalam protokol kesehatan untuk pencegahan covid-19. Karena pandemi ini belum berakhir dan sampai kapan berakhirpun belum ada yang tahu. Jadi tetap jaga kesehatan, makan-makanan bergizi, berolahraga, istirahat yang cukup dan juga menerapkan protokol kesehatan dengan benar.

SMK TUNAS BANGSA TAWANGSARI , 17022022





Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

ETOS KERJA DALAM ISLAM

Tips Puasa Berjalan Lancar

Pentingnya Hormat dan Patuh kepada Orang Tua